septiayu

Gelanggang Inspirasi Leader Ibu Profesional: Seru

gelanggang inspirasi leader

Oktober bulan yang diawali dengan aktivitas super duper padat dan seru, salah satunya dengan mengikuti Gelanggang Inspirasi Leader Ibu Profesional. Yup, akhirnya bisa juga sob bergabung dengan Komunitas Ibu Profesional yang sejak puluhan purnama kuidam-idamkan. Bermula dari bulan Agustus mengikuti Foundation dengan rangkaian kegiatannya yang seru, hingga sekarang berada di Kampung Main. Yup baru dua tahap sob, Foundation dan Kampung Main.

Kampung Main merupakan program orientasi kampung komunitas Ibu Profesional. Ya ampun, baru sampai orientasi ternyata, masih jadi cawarga (calon warga) komunitas, belum sah jadi warga ternyata. Kampung Main kali ini mengusung tema PrestAsyik, yakni singkatan dari Prestasi dan Asyik. Wuih, udah kebayang dong acara orientasi bakal dikemas dengan asyik di kampung main ini.

Ahya, di Ibu Profesional kita bisa memilih salah satu dari tiga komponen yang ada, yakni Institut Ibu Profesional, Komunitas Ibu Profesional, dan Sejuta Cinta. Sejak awal bergabung, saya memang meniatkan diri untuk memilih komponen Komunitas Ibu Profesional, dengan ruang belajar di Literasi. Dan semakin bulat tekat saya setelah menyimak gelanggang inspirasi Leader Ibu Profesional yang super duper seru bin kece.

Serunya Gelanggang Inspirasi Leader Ibu Profesional

gelanggang inspirasi IP
Gelanggang Inspirasi Leader Ibu Profesional merupakan serangkaian agenda di Balairung Kampung, yakni tempat aneka sarasehan warga dilakukan. Ilmu di sarasehan ini bakal menjadi bekal bagi calon warga baru macam saya. Sajian utama sarasehan warga ini salah satunya ialah, gelanggang inspirasi leader.

Gelanggang Inspirasi Leader merupakan rangkaian acara perkenalan dan sharing inspirasi dari para ketua komunitas regional Ibu Profesional. Gelanggang ini berlangsung selama 5 hari, yakni dari tanggal 4-8 Oktober 2021, tiap malam pada pukul 20.00-21.00 WIB, ikun nimbrung live di youtube, hehe, iya saya sengaja tidak ikut zoom, ambil yang ringan di kuota dan lebih nyantai, mengingat seharian ngezoom bareng murid-murid yang belajar daring. Ngantuk sih, malam-malam masih mantengin youtube, tapi keseruannya bikin merem-melek dan kebanyakan meleknya sob! Kok bisa? Yups, soalnya tema yang diusung setiap malam selalu berbeda dan inspiring banget!

Strong Why Berkomunitas

leader regional

Tema hari pertama gelanggang inspirasi leader ialah strong why berkomunitas, dengan pembicara mbak Dian, mbak Saras, Mbak Dewi Kartika, Mbak Tika, dan dimoderatori oleh mbak Wulan. Beliau-beliau merupakan ketua regional sob.
  1. Mbak Dian Mariesta: Ketua Regional Asia
  2. Mbak Saraswati: Ketua Regional Banyumas Raya
  3. Mbak Dewi G. Kartika: Ketua Regional Balikpapan Raya
  4. Mbak Tika: Ketua Regional Bekasi
Baru pembukaan aja dibikin kesemsem menyimak Strong Why Mbak Dian yang ternyata sana dengan diriku. Yups, strong why Mbak Dian di komunitas adalah untuk mengembangkan passion di bidang menulis. Dududu, angkat aku jadi muridmu mbak, hehe. Salah satu pesan Mbak Dian pada gelanggang inspirasi leader ini yang paling kukenang adalah, kita harus memukan strong why, asah, pertajam, dan melesatlah lebih tinggi dengan kampung komunitas. Tepuk tangan deh buat Mbak Dian.

Selain Mbak Dian, ada juga loh pesan-pesan lainnya dari para pembicara. Nah, yang saya catat nih pesan dari Mbak Saras, pilihlah komunitas yang membuat kita bahagia, kalau kita bahagia, kita akan produktif dan berdaya, sehingga mampu memberdayakan diri dan orang lain. Bener banget, kuci sukesnnya kita bergabung di komunitas (komunitas apa pun itu) kita harus bahagia.

Bahagia dan semangat, yah sudah jamak, kita kalau bahagia pasti semangat kan? Maka penting bagi kita untuk terus menjaga semangaat bermain, menebar kebahagiaan, tuntaskan dan bergembiralah dalam kampung main, begitu pesan duo Mbak Tika. Saya jadi bahagia mengakhiri malam pertama di gelanggang inspirasi leader.

Tantangan Berkomunitas di Regional

tantangan berkomunitas

Setiap kita pasti dihadapkan pada tantangan dalam hidup, iya nggak sih? Apa tantangan terbesar dalam hidupmu Sob? Coba bisikin di kolom komentar ya, kalau boleh tahu.

Tantangan Berkomunikasi

  1. Komunikasi Produktif
  2. Team Work
  3. Manajemen Waktu
  4. Manajemen Emosi
  5. Empati
  6. Mengenal Karakter
  7. Bonding
  8. Take Action
Komunikasi Asertif menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengelola tantangan dalam berkomunikasi. Mbak Lida, salah satu pembicara dalam tema kali ini menyampaikan, komunikasi asertif ialah berkomunikasi secara jujur dan terbuka namun tetap respec terhadap lawan bicara. Rumusnya, mengubah “you statement” menjadi “I statement”.

You statement merupakan kalimat yang diawali dengan kata “kamu”, contoh:

“Kamu kenapa sih akhir-akhir ini melanggar aturan terus.” Kata “kamu” dianggap sebagai penghakiman sehingga membuat sesorang menjadi tidak nyaman.

I statement, kalimat yang diawali dengan kata “aku/saya”, contoh: “saya merasa, akhir-akhir ini kamu sibuk ya? Sehingga tidak bisa aktif di grup?”

Simpel ya ternyata untuk membuat seseorang nyaman dalam berkomunitas. Tidak menghakimi, sering merangkul dan semangat belajar yang tinggi bisa menjadi solusi untuk mengatasi tantangan dalam berkomunikasi.

Tips Betah di Regional

tips betah di regional

Bosan? Bosan bisa menjadi salah satu alasan untuk menggoda seseorang untuk merasa tidak betah dengan rutinitas yang itu-itu saja. Selalu ada alasan untuk merasa bosan, duh kalau sudah muncul rasa bosan jadi membuat semangat terjun bebas, iya nggak sih?

Lantas, apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuang jauh-jauh rasa bosan hingga betah di regional? Para leader regional menyampaikan berbagai tips agar warga baru bisa betah mengikuti segala kegiatan di regional.
Berikut ini tips agar betah di regional:
Perkenalkan diri
Responsif dan komunikatif
Ikut kegiatan daring maupun luring
Berani mengambil peran
Setidaknya empat hal di atas yang dipraktikkan para leader dan anggotanya di komunitas. Kita perlu mengingat mantra IP, main bareng, ngobrol bareng, beraktifitas bareng. Kalau mantra ini kita terapkan tentu akan membuat kita makin betah di komunitas. Saya sepakat kalau leader komunitas bersungguh-sungguh untuk membuat para anggotanya nyaman dan betah di regional, terbukti gelanggang inspirasi di kemas dengan menawan.

kuis tebak lagu

Gelanggang inspirasi bukan sekedar penyampaian satu arah leader kepada para calon warga, namun dikemas dalam diskusi asyik nan berbobot, enak didengar dan di simak. Banyak video-video inspiratif yang ditayangkan, plusnya lagi selalu ada kuis dan game dalam setiap acara yang bikin peserta makin asyik menyimak.

Ruang Bermain Regional

ruang bermain regional

Gelanggang Leader Regional hari keempat, menyajikan tema Ruang Bermain Regional. Di mana komunitas memberikan tiga wadah bagi para warga, yakni Rumah Belajar (Rumbel), Rumah Bermain (Rumin), dan Rumah Berbagi (Rumba). Apa sih perbedaan antara Rumbel, Rumin dan Rumba? Simak yah.

Rumah Belajar (Rumbel)

Rumah Belajar mewadahi warga komunitas untuk belajar meningkatkan kapasitas diri para calon warga. Di Rumbel terdapat mentor dan materi yang terstruktur.

Rumah Bermain (Rumin)

Rumah bermain menjadi wadah untuk warga komunitas bermain. Main yang bukan sekedar main ya Sob. Mainnya tetap bermanfaat, sesuai dengan kekhasan regionalnya. Rumin tidak terstruktur seperti Rumbel, namun keseruannya tak kalah dengan Rumbel.

Rumah Berbagi (Rumba)

Rumah Berbagi, komunitas bukan hanya mewadahi warganya untuk belajar dan bermain, tapi juga berbagi. Rumba memberikan fasilitas kepada para warga untuk mengajak masyarakat luas dalam kegiatan berbagi. Sungguh lembut hatinya orang-orang yang tergerak hatinya untuk mau berbagi kepada yang membutuhkan, sesuai dengan value Ibu Profesional; Berbagi dan Melayani.

Kontribusi Warga Baru di Regional

kontribusi warga baru

Tibalah kita di hari terakhir gelanggang leader regional dengan tema kontribusi warga baru di regional. Empat leader yang berbagi malam ini ialah, Mbak Rachma, Mbak Fitri, Mbak Time, dan Mbak firda. Berikut ini beberapa tips kontribusi warga baru ala Mbak-Mbak kece leader regional. Simak ya Sob!

Kontribusi Warga Baru ala Mbak Rachma Amelia:

  1. Berkenalan dengan member, turut meramaikan kegiatan yang sedang berjalan.
  2. Bergabung dengan Rumbel yang ada di regional (pilih yang “aku banget”)
  3. Aktif bertanya terkait apapun yang ada di regional, agar tidak bingung
  4. Berbagi kebahagiaan
  5. Ikut Game/challange
pembicara hari terakhir

Kontribusi Warga Baru ala Mbak Siti Fatimah:

  1. Menjawab salam di grup dan ikut ngobrol bebas
  2. Ikut kampung bakat
  3. Berbagi ide di forum diskusi kampung komunitas
  4. Mengisi konten di Medsos
  5. Menghasilkan karya di Rumbel
  6. Menjadi bagian dari pengurus
Banyak cara agar bisa berkontribusi di komunitas, mulai dari hal-hal kecil seperti aktif di grup-grup dalam diskusi ringan. Pastikan sebelum berkontribusi di komunitas kita memiliki manajemen waktu yang baik. Jangan sampai aktivitas kita di komunitas mengganggu tugas utama kita sebagai istri dan ibu di rumah. Terbiasa membuat agenda dan prioritas harian, pekanan, dan bulanan tentu akan sangat membantu agar setiap aktivitas kita, di mana pun tempatnya bisa seimbang.

Oke sob, demikian kenang-kenangan dari gelanggang inspirasi leader Ibu Profesional yang seru abis. Banyak pelajaran, hikmah, dan hal-hal baru yang di dapat di gelanggang inspirasi leader ini. Tunggu cerita berikutnya ya!

#Resume1
#Gelangganginspirasileader
#orientasikampungkomunitas
#balaimainceria
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik


septi ayu azizah
Septi Ayu Azizah penyuka literasi, volunteer dan pendidikan. Penikmat jalan-jajan ini suka berpindah-pindah tempat tinggal, dan menceritakan perjalanan hidupnya di sini. Aktivitas Septi sebagai guru, volunteer dan pegiat literasi.

Related Posts

22 komentar

  1. Program-program yang diadakan ibu profesional lumayan kreatif dan inovative. So, para anggotanya pasti pada betah, ya di situ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Pak Yo, kegiatannya sangat cocok buat yang mau upgrade diri. :)

      Hapus
  2. Komunitas Ibu Profesional benar benar membangun ibu ibu menjadi hebat., Bayangkan saja semua program atau ruang yang disajikan bener bener TOP ...sukses

    BalasHapus
  3. Duh, seru banget ya acaranya. Komunitas ibu profesional memang benar-benar hebat ya... Salut deh...

    BalasHapus
  4. Membaca ulasannya jadi ikut bahagia, dan aku pun turut mendapatkan insightnya. Noted untuk rumus komunikasi asertifnya. Mau aku praktekkan ..terimakasih mbak septi ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kakak, yuk yuk kita praktikan, semoga bermanfaat ya Kak :)

      Hapus
  5. Woaaa, acaranya asyik sekali kak :D seru kalik ya kalau bisa ikutan gabung :D Satu hal yang aku dapatkan dari ulasan Kak Septi ini, jadi ibu tetep bisa berkarya meski dari rumah aja, yosh semangat Kak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuuk ikutan Kak, betul banget, jadi belajar jadi Ibu yang profesional. :)

      Hapus
  6. aku mencatat pernyataan ini " pilihlah komunitas yang membuat kita bahagia, kalau kita bahagia, kita akan produktif dan berdaya, sehingga mampu memberdayakan diri dan orang lain."

    betul banget mana betah kalo masuk komunitas makan hati hahahha

    wah aku. jadi makinmupeng ikut IIP nih tapi menyimak padatnaykok maju mundur cantik bisa lolos gak ya hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga awalnya ragu-ragu mbak, hehe. Mana akhir-akhir ini ada beberapa projek. dududu, dijalani, dinikmati dengan bahagia ajah. Bismillah, doakan yah Mba semoga lulus :)

      Hapus
  7. Wah aku cuma ikut komponen institut. Jadi roaming sama bahasa/istilah yg dipake di komponen komunitas. Baca ulasan ini jadi pingin nambah komponen deh :') seru bgt ya mba. Nambah nggak ya wkwk galau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, Kalau kata Uni Eci, mau pilih berapa pun komponennya yang penting komitmennya Kak, hehe. Sukses yah Ka, semangat :)

      Hapus
  8. Tiap hari di beransaku seliweran tentang Ibu-ibu professional ini. Keliatan tematik yang diusung itu bagus-bagus. Semoga nanti bisa ikutan IIP juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk Mbak ikutan yuk, hehe. InsyaAllah bertaburan ilmu buat Buibuk dan para calon ibu.

      Hapus
  9. Wah, masuk Ibu Profesional juga ya mbak? Selamat menjalani keseruan di taman bermain IP ya.. aku dah jadi member yang nggak aktif, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaah coach, masih orientasi ini. Doakan yah coach. Wah wah, sibuk kali ini coach pasti.

      Hapus
  10. Barakallah...mudah-mudahan bermanfaat ya mbak. Saya belum berani ikutan komunitas apa pun lagi, komitmennya itu yang khawatir nggak kuat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuul Buun, huhu, komitmen ini yang benar-benar jadi PR, terutama bagi waktu. Bismilah, doanya ya Bun :)

      Hapus

Posting Komentar